Editorial

Editorial

Selamat berjumpa kembali di edisi keenam kami.. Semoga kebahagiaan jiwa selalu menyertai,

Sejak bulan April lalu, tiap bulan kami selalu berusaha untuk tetap setia menyajikan apa yang kami dapatkan ke dalam tulisan-tulisan ringan. Karena tiap orang memiliki pengalaman, yang terkadang terlalu sayang jika hanya disimpan sendiri. Pengalaman kita yang berbeda-beda, seringkali mampu memperkaya.

Di edisi sebelum terakhir ini, kami bergumam tentang kesuksesan. Saya pribadi percaya, tiap kesuksesan memiliki rahasia. Rahasianya adalah percaya.

Seorang yang meraih sukses karena percaya bahwa tekun adalah sebuah kunci kesuksesan: maka ketekunan tak akan pernah luput dari kepalanya. Ada pula, orang lain yang sukses karena percaya bahwa sukses datang sebab sikapnya yang tahan banting. Saya yakin, tahan banting tak akan menghianatinya. Sukses kita adalah saat kita percaya, bahwa kita memang telah dipersiapkan menghadapi segala baik-buruk yang selalu datang tiba-tiba. Lantas, bagaimana engkau memaknai suksesmu? Bagaimana memperjuangkannya? Marilah menengok diri kembali, seberapa percaya kita pada diri sendiri.

Semoga bisa dinikmati, dan selamat membaca!

 

REDAKSI YA!

Suka-suka

Mencintai dalam Doa

Oleh: Arifin

Sore hari setelah menjalani kuliah yang padat, terlebih mata kuliah pertama yang diasuh seorang dosen yang “kurang bersahabat”. Tak hanya itu, hampir semua mata kuliah memberikan tugas yang membutuhkan survey ke beberapa tempat dan research dari berbagai macam artikel. Huff, lelah teramat menemaniku. Hal ini merupakan resiko kuliah di salah satu universitas terkenal di Ibukota. Akan tetapi, semua yang terasa bagaikan memikul Bumi dengan tangan kosong, tiba-tiba menghilang tak bersisa setelah kedua mataku melihat seorang perempuan cantik bak bidadari, sengaja jatuh dari surga, menuju arahku. Continue reading “Mencintai dalam Doa”

Teropong

Harry Potter Series : Menyusun Potongan Puzzle

Oleh: Hanifatul Rahmah

“Seseorang yang memiliki kekuatan untuk mengalahkan Pangeran Kegelapan mendekat. Dilahirkan kepada mereka yang telah menantangnya tiga kali, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh.  Sang pangeran kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui oleh pangeran kegelapan. Dan yang satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan.” Continue reading “Harry Potter Series : Menyusun Potongan Puzzle”

Pemikiran dan Tokoh

Pemuda Kaya Berbau Surga

Oleh: Intan Popy Rinaldy

 

Masa muda, masa dimana seseorang mulai merasakan nikmatnya dunia dan ingin mencapai segalanya. Kata sebagian orang, masa muda itu masa yang sangat indah, masa yang penuh kesenangan. Banyak pemuda yang lalai, bahkan jauh sekali keadaannya dari sekedar untuk mengingat kematian, sebab pada fase ini orang-orang lebih banyak memaksimalkan dirinya pada urusan dunia. Apalagi jika diselimuti oleh fasilitas hidup yang dijamin orang tua, kondisi mapan dan wajah rupawan. Sungguh kehidupan yang sempurna, kelihatannya. Apakah ini yang dinamakan dengan kehidupan bahagia dan sukses?. Setiap orang pasti memiliki  pendapat berbeda, tergantung dari sudut mana menafsirkannya. Mari sejenak kita melihat ke belakang, belajar dari seorang tokoh pada zaman Rasullah shallallahu a’laihi wa sallam. Adalah seorang Mushab Bin Umair, pemuda kaya raya berpenampilan rupawan dan terbiasa dengan kehidupan dunia. Continue reading “Pemuda Kaya Berbau Surga”

Memori

RIVAL

Oleh : Afif Muhammad

 

Salatiga siang itu terasa cukup menyengat. Beruntunglah kami termasuk yang datang lebih awal sehingga berkesempatan memilih rumah yang akan ditinggali selama sebulan. Komplek pembinaan ini cukup menyenangkan. Area luas dikelilingi banyak pepohonan namun tidak terlalu jauh dari perkotaan menjadikan tempat ini ideal sebagai tempat belajar dan memfokuskan diri. Jarak 20 menit naik kendaraan umum dari komplek pembinaan terdapat universitas. Disanalah semua peserta akan menerima bimbingan nantinya. Continue reading “RIVAL”

Kicauan

“Sukses menurut mereka…”

Dirangkum oleh : T.M.R.T.

 

Sukses adalah ketika kamu mencapai pencapaianmu. Sukses juga saat kamu mampu mendidik calon-calon sukses yang bisa melanjutkan kesuksesanmu. Sukses yang indah ialah saat sukses itu sendiri mampu kamu rasakan bersama orang-orang yang yakin kamu mampu sukses. Sukses bukan hanya berarti kebahagian bagi dirimu, bisa jadi ia juga kebahagiaan bagi orang lain, selain dirimu yang menikmati kesuksesanmu. Melihat lebih dalam, sukses yaitu disaat kamu tahu, kamu ingat dan kamu melihat Pencipta dirimu dan Pencipta kesuksesanmu itu.

  • R. Ihsan

 

Success is when you are happy with the results of what you have worked for. The indicator is yourself, your own satisfaction.

  • Nadya

 

Sukses itu kata sederhana yang memerlukan air mata, perjuangan dan jerih payah untuk mencapainya. Karena pemandangan yang indah di puncak, selalu memerlukan usaha keras agar bisa sukses.

  • Reza

 

Everybody works so hard for their success. But when they get stuck, or get tired, most of them quit easily because they start with WHAT then HOW. But when you start with WHY, then HOW, then WHAT, it gives you a bunch of shots to keep you motivated then you can keep going.

  • Ilham

 

Sukses bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika anda mencintai pekerjaan anda, anda akan menjadi orang yang sukses.

  • Faizal

 

Tak perlulah kita bandingkan cerdiknya kancil atau kera, kuasanya singa atau hyna, cemerlangnya gajah atau lumba-lumba. Perbandingan tak bisa jadi tolak ukur keberhasilan. Dunia butuh mereka yang berani menjadi berbeda.

  • Sakinah

 

Memanjakan diri dengan muhasabah, berdiri tegap dalam istiqomah, jiwa dan raga yang berjalan fisabilillah, tersenyum meraih “sukses”

  • Anun
Imaji

Aku, Impian dan Harapan

Oleh: M Ihsan Yasin

Ketika aku ingin menjadi Aku

Telah ada dari azali dan tak terhenti

Sejati dan Abadi,

 

Menyatu dengan Aku adalah cita

Ini akan terasa asing dan mungkin kegilaan yang nyata

Tapi, ini caraku bercinta.

 

Ah … Aku, Cukuplah Aku !

Atau Adakah selain Aku ?

Bukankah aku adalah wujud dari Aku ?

 

Ah … Aku,

Asalkan Aku.

Serta apa yang Aku cinta.

 

Sungguh akal dan hati ini tak bisa lagi berfatwa.

Jika  ada tanya pada keduanya

Tentang  hasrat yang ada,  atau tentang rasa dan cinta

Jawabanya, “ Hanya Aku yang ada.”

Bagiku bukan surga ataupun neraka

Ketika aku menjadi Aku itulah “ BAHAGIA”

Ketika aku menjadi Aku itulah “MULIA”

 

Karna aku ada untuk Aku

Dan aku memilihKu untuk aku

Dan Karna aku adalah Aku.