Pemikiran dan Tokoh

Pemuda Ottoman

oleh: Aisyah Diannisa

 

“Ayah!” Pekiknya.

“Aku akan menaklukannya!”. Garis mata tajamnya berbinar,senyumnya menggembang menyiratkan kegigihan sebuah keinginan besar yang menghujam dalam seraya menunjuk tegas peradaban yang terpuruk di depannya. Maka mimpinya, menyiratkan sisi kebahagiaan yang abai disapa iman. Ia berubah menjadi wujud kesederhanaan bahagia, namun menyeruak seistimewa syukur. Bahagia? ia tak kasatmata namun menggema di ruang rasa. Continue reading “Pemuda Ottoman”

Pemikiran dan Tokoh

Pemuda Kaya Berbau Surga

Oleh: Intan Popy Rinaldy

 

Masa muda, masa dimana seseorang mulai merasakan nikmatnya dunia dan ingin mencapai segalanya. Kata sebagian orang, masa muda itu masa yang sangat indah, masa yang penuh kesenangan. Banyak pemuda yang lalai, bahkan jauh sekali keadaannya dari sekedar untuk mengingat kematian, sebab pada fase ini orang-orang lebih banyak memaksimalkan dirinya pada urusan dunia. Apalagi jika diselimuti oleh fasilitas hidup yang dijamin orang tua, kondisi mapan dan wajah rupawan. Sungguh kehidupan yang sempurna, kelihatannya. Apakah ini yang dinamakan dengan kehidupan bahagia dan sukses?. Setiap orang pasti memiliki  pendapat berbeda, tergantung dari sudut mana menafsirkannya. Mari sejenak kita melihat ke belakang, belajar dari seorang tokoh pada zaman Rasullah shallallahu a’laihi wa sallam. Adalah seorang Mushab Bin Umair, pemuda kaya raya berpenampilan rupawan dan terbiasa dengan kehidupan dunia. Continue reading “Pemuda Kaya Berbau Surga”

Pemikiran dan Tokoh

BERJUANG ≠ BER(J)UANG

Oleh: Noor Fahmi Pramuji

Setiap orang punya alasan dari kebangkitannya. Bangkit untuk berjuang. Orientasi berjuang seringkali diidentikkan dengan memaknai perjuangan sebagai proses untuk mendapatkan materi. Namun, apakah makna dari berjuang itu betul telah mengalami penyempitan hanya sebagai proses untuk ber-uang (baca: mengumpulkan uang dan atau materi). Tulisan singkat ini menorehkan makna kata “berjuang” dari sisi kehidupan inspirator sukses Bapak Jusuf Kalla (JK). Continue reading “BERJUANG ≠ BER(J)UANG”

Pemikiran dan Tokoh

KAU DAN TITIK BALIK DALAM HIDUP

Oleh: Hanifatul Rahmah

 

Aku menebak-nebak apa yang kau pikirkan saat itu, ketika melihatmu duduk di bawah pohon sambil menikmati senja. Cuma menerka dari jauh. Aku enggan bergeming dari tempat dudukku, memperhatikan tatapanmu yang terpekur. Takut mengganggumu yang sedang bercengkrama dengan pikiran-pikiran. Aku mengenalmu sudah begitu lama, sampai tidak heran lagi melihatmu rutin duduk di tempat yang sama dan waktu yang hampir sama setiap harinya. Continue reading “KAU DAN TITIK BALIK DALAM HIDUP”

Pemikiran dan Tokoh

Jika ada Niat, Pasti ada Jalan untuk Menggapainya

Oleh: Teuku Muammar Rizki Taqwa

Disaat belum ada satu orang pun yang bangun dari tidur lelapnya, ibuku sudah memulai rutinitas paginya, duduk bersila diatas sajadah panjang sembari menggenggam tasbih putih kesayangannya sambil berzikir kepada Ilahi. Bacaan tasbih, tahmid dan tahlil itu dibacanya dengan lirih namun irama syahdu tersebutlah yang selalu membangunkan kelima putra-putri kecilnya itu. Continue reading “Jika ada Niat, Pasti ada Jalan untuk Menggapainya”

Pemikiran dan Tokoh

Titik baru, apakah kau siap memulainya?

Oleh: M Muafi Himam

Masih ingatkah kau? Dulu setiap selesai berwudhu, kita saling berkejaran, melompat melewati pijakan bebatuan sungai yang disusun tak simetris menuju mushola. Kadang tak sengaja kau injak tepiannya yang tak beraturan. Apa kau masih bisa merasakannya? Tiap batuan yang kau injak dengan ceria itu, tak tahu telapak kakimu akan mendarat di bagian mana. Tepiannya, kau tahu, mampu melukai kaki. Terlalu ke depan juga, kau dapat terjungkal. Lalu, tepat di tengah? Ingat saat kau sedang berkejaran denganku. Namun, kau tak peduli karena memang tak ingin berhenti. Tiap lompatan semakin mendekatkanmu pada mushola yang hanya berisi kita dan kakek sebagai imamnya. Continue reading “Titik baru, apakah kau siap memulainya?”