Editorial

Editorial Edisi Kelima

Bersiar-siar di tepi telaga

Untuk berlibur hati yang lara

Kepada bunda yang jauh di mata

Hati ananda ada rindu tak terkira

Setiap manusia tak bisa menebak kapan rasa rindu itu kan datang. Seperti halnya dengan barisan pantun di atas, kerinduan yang terbendung pun akan memuncak seiring dengan jalannya waktu. Namun, akankah kita akan mati oleh kerinduan? Tentu tidak.

Kerinduan justru mengajarkan kita rasa memiliki, rasa menghargai dan menjadi diri yang tegar. Menjadi diri yang mampu berjalan lurus di atas kerikil yang tajam dan panas. Menjadi manusia yang mampu menikmati proses dalam setiap langkahnya. Tanpa rasa rindu, seseorang akan hampa bagai terdampar di padang pasir yang tandus. Kekeringan dan hanya sengatan matahari yang akan menemani kita. Rasa rindu pun mengajarkan kita tak kenal patah semangat untuk bertemu dengan orang yang kita sayangi.  Berbagai cara akan kita tempuh untuk bisa meluapkan rasa rindu tersebut. Karena akan selalu ada titik terang dalam setiap rangkaian kegelapan hidup bagi siapa saja yang tak pernah mengeluh. Oleh karena itu, hasil tak akan membohongi sebuah proses dari suatu perjuangan.

Begitulah dengan tema buletin kali ini, kami ingin  menyuguhkan sajian renyah dari arti kata berjuang. Di mana perjuangan dapat kita maknai dari berbagai sudut pandang.

Akankah makna perjuangan bisa dikatakan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan nilai dan material atau kita mampu mengartikan  perjuangan yang sesungguhnya? Edisi ini menyuguhkan pandangannya.

So, jangan lupa baca dan resapi kenikmatan setiap langkah perjuangan itu sendiri.

Tanyakan pula pada diri;

Sudahkah kita berjuang untuk sesuatu yang ingin kita raih atau hanya menunggu santai tanpa sebuah usaha?

Berlelah-lelahlah engkau karena manisnya hidup teras setelah lelah berjuang. Jika engkau tak tahan lemahnya belajar, engkau akan menanggung perihnya kebodohan.

Terima kasih dan semoga para pembaca berkenan.

Nisa Maulida

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *