Suka-suka

Tiga Haiku tentang Kucing Jalanan Istanbul

 

Oleh: Luqman M Lionar

 

Bütün Piliç

Para pelancong

– datang, menunggu, pergi –

aku di sini.

 

2017

 

Firüz Ağa

Eluslah, tapi

sebentar saja. Sebab nanti

kau tak akan kembali.

 

2017

 

Pilav Üstü

Selepas Maghrib

menuju tukang nasi

merajut nasib.

 

2017

 

Bütün Piliç, dapat dijumpai di durak trem Sultanahmet, tidur sambil berjemur di kursi. Warnanya krem kecoklatan seperti ayam panggang utuhan. Firüz Ağa biasanya terlihat (atau hampir tidak terlihat karena warnanya abu lorek hitam) di bawah teduhan pohon pojok halaman masjid kecil Firüz Ağa Cami, tidak jauh dari durak trem tadi. Pilav Üstü sering duduk menunggu diberi nasi ayam jualan malam oleh para pelanggan di belokan Şirinevler Meydanı; mudah kelihatan karena warnanya putih dengan abu di ekor dan kepala. Ketika sedang tidak mencari makan, dia suka tidur di Cengiz Topel Cami dekat situ.

Tiga haiku ini diilhami oleh film dokumenter Kedi, yang menunjukkan bahwa manusia bisa belajar banyak dari kucing jalanan Istanbul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *